Musim panas. 1994. Emily terpilih sebagai anggota termuda sebuah produksi teater avant-garde. Ia langsung terpesona oleh kehidupan bohemian rekan-rekan aktornya dan merasa telah menemukan keluarga pengganti. Namun, ketika batas antara hubungan artistik dan pribadi menjadi kabur, Emily terperangkap dalam dinamika kekuasaan yang kompleks di dalam kelompok tersebut.
